Ya Tuhan aku kangen dia.
Aku kangen jaket hitamnya dengan lambang warna merah di dada kirinya.
Aku kangen cara jalannya yang selalu menundukkan kepala.
Aku kangen sepatu hitamnya yang selalu mengkilat pas upacara hari Senin.
Aku kangen melihat tanda di tangan kanannya.
Aku kangen menunggunya di depan kelas pagi-pagi.
Aku kangen melihatnya duduk di keliliingi teman-temannya.
Aku kangen melihatnya berjalan ke Masjid untuk solat.
Aku kangen berlama-lama di Masjid, demi melihatnya memakai sepatu dan berjalan bersama ke kelas (walaupun aku hanya di belakangnya dan tidak sepenuhnya jalan bersama).
Aku kangen mejengin dia pas lagi duduk-duduk di kantin.
Aku kangen tersipu malu saat dia memergokiku sedang melihatnya.
Aku kangen menunggunya keluar kelas yang selalu bareng-bareng temen-temennya.
Aku kangen menciumi gambarnya yang Dodo minta untukku.
Aku kangen melihatnya mengenakan celana pendek saat bermain futsal.
Aku kangen mencari informasi tentangnya.
Aku kangen membicarakan dan membanggakannya di depan teman-temanku.
Aku kangen memandangi foto-fotonya yang aku curi dari FB teman sekelasnya.
Aku kangen nerima balesan smsnya yang gece banget.
Aku kangen dengan sms-smsnya yang singkat-singkat, yang kadang ngebuat aku gemes dan bingung sendiri mau bales apa.
Aku kangen pas mau nyuri fotonya waktu dia mengenakan jas dengan kemeja merah marun yang di pakainya pas pelepasan kemarin.
Aku kangen dia. Aku kangen semua yang ada padanya.
Tuhan, akankah aku melihatnya lagi?
Apakah aku berdosa selalu mengkhayalkannya setiap malam?
Akankah Engkau berbelas kasih pada hambamu, atas kerinduan yang menggerogoti hati ini setiap saat?
Apakah dia merasakan perasaan yang sama denganku saat ini?
Mungkinkah mimpiku akan menjadi nyata?
Akankah Tuhan menjawab semua tanyaku?
Tuhan, jika ada hari aku tidak bisa melihat dia untuk selamanya. Tolong sampaikan, bahwa aku pernah mencintainya.


0 Comment:
Post a Comment