Sudah sekian lama aku menjadi manusia yang mati rasa, yang tidak peka terhadap semua hal yang ia berikan. Senyumnya, perhatiannya, kasih sayangnya, tangan hangatnya yang selalu siap merangkulku ketika aku menangis dan setiap waktu yang ia sediakan untuk mendengarkan curhatku. Aku merasa telah menjelma menjadi manusia yang hina, ketika aku melupakannya disaat aku merasa di atas awan dan kembali padanya ketika aku jatuh. Dan bodohnya diriku yang telah mengabaikannya. Tololnya aku yang tidak peduli terhadap perasaannya! Ya, perasaannya! Aku bagaikan keledai bodoh yang hanya mencintai diriku sendiri sehingga aku lupa bahwa dia adalah manusia. Manusia yang sama seperti diriku yang memiliki perasaan, memiliki cinta di hatinya.
Aku hanyalah orang awam, orang dungu yang sedang berbicara tentang cinta. Yang bahkan aku tidak mengerti apa arti dari kata itu! Kata yang tidak dapat terdefinisi oleh akal rasionalku. Begitu dungunya kah aku sehingga kata itu tak dapat ku pahami? Dan ternyata benar, itu aku waktu dulu. Dulu, sebelum dia yang mengenalkannya. Aku bagaikan bayi dalam asuhannya. Dengan sabarnya ia mengajariku berdiri, menyuapiku dengan kasih sayang dan menggendongku perlahan ke dunianya. Dia tidak marah ketika aku memuntahkan makanan yang ia buat atau menghinanya ketika aku meludah dan membuang kotoran kepadanya. Yang ia lakukan hanyalah tersenyum dengan sabar dan membelaiku dengan kasih. Setelah aku beranjak dewasa dan memahami keadaan yang ada. Tanpa sadar, aku telah berada disini, terperangkap dalam jaring yang ia rajut perlahan.
Cinta tulusnya yang selalu membuatku kembali padaya. Tanpa perlu ia suruhpun, aku akan menghampirinya. Saking tulus cintanya, ia tak mengharuskanku untuk ia miliki. Aku bebas untuk memilih, dan ketika aku memilih yang salah, ia datang menolong mengobati hatiku. Sekarang, aku telah memantapkan hatiku untuk memilihnya apapun yang akan terjadi.
To be continued...


4 Comment:
tag namanya nda sekalian..
haha gue udah suruh orangnya baca ko nan, eh malah bilang gini, itu maksudnya buat orang tua nid, apa siapa?
hadehhh=,= capek deh!
hahaha iya sebenernya udah tau,udah ngerasa, tapi takut dibilang kegeeran -_- makanya pura pura bego, haha, maap :)
hihihi iyaaaa :)
Post a Comment