Wednesday, May 16, 2012

Kupu-kupu dalam Perut

Sepertinya sudah lama sekali aku tidak merasakan geli-geli dalam perutku saat berhadapan dengan seseorang. Aku rindu dan ingin merasakannya lagi. Aku ingat ketika pertama kali aku melihat sosoknya waktu SMP dulu. Kami saling berhadapan, ya walau tidak pas berhadapan, tapi cukup dekat untuk-ku bisa menyusuri setiap lekuk wajahnya. Wajahnya putih dan tampan, lehernya jenjang dan banyak tahi lalat-nya. Itu 5 menit terpanjang yang pernah aku rasa seumur hidupku dan sampai sekarang aku masih mengingat setiap detiknya. Rambutnya yang sedikit ikal selalu menggelitik geli pikiranku, saat itu. Hanya dengan sedikit gerakan yang ia lakukan, sukses membuat seluruh tulang belulang-ku lemas seketika. Aku seperti melayang tak menapak bumi. Aku meleleh ketika dia menggeretakkan gigi-geliginya dan mulai berbicara. Aku bungkam ketika dia melirik dengan sudut matanya yang kecil. Aku seperti terlahir kembali ketika melihat dia menelan ludah dan ada sedikit gerakan di jakunnya yang mulai tumbuh. Aah itu sangat aku rindukan. Jatuh Cinta.

Terlepas dari semua yang telah ia lakukan kepadaku, aku masih merindukan saat pertama kita bertemu. Dan aku ingin merasakan hal itu lagi. Walaupun itu bukan dirimu, tapi aku yakin, di luar sana pasti ada sesorang yang bisa membuat ku bertekuk lutut.

0 Comment:

 
Silent Blogger Template by Ipietoon Blogger Template