Dear someone,
Hai kamu disana, yang selalu aku rindukan. Apa kabar? Semoga hari-mu secerah hati-ku saat ini. Aku senang membayangkanmu yang sedang tersenyum, walau aku tidak tau sosokmu yang sebenarnya. Aku selalu memimpikan kehadiranmu, wahai pangeran. Kapan kau datang menjemputku? Aku sudah sangat ingin pulang. Pulang ke pelukanmu. Jangan lepaskan aku lagi, aku tersesat tanpamu. Aku selalu memilih jalan yang salah karena keluguanku. Bantu aku, aku sangat membutuhkanmu, disini. Aku butuh kamu untuk melindungiku dan memberiku rasa aman. Kau adalah rumah bagi-ku, tempatku berlindung dan tempatku kembali.
Untukmu, ku tulis surat ini dengan penuh pengharapan. Aku berharap kau segera menemukanku dan membawaku pergi. Pergi kemanapun aku mau, asal itu denganmu. Aku tidak ingin disini. Ini tempat aneh bagiku. Penuh kepura-puraan, kebohongan, kerisauan! Tidak ada yang bisa aku percayai di sini, bahkan perasaanku sendiri. Tempat ini telah mempengaruhi-ku. Tolong aku pangeran, agar aku tidak tersesat terlalu jauh. Lekas bawa kuda putih-mu dan songsong tinggi pedang-mu. Lawan semua kemunafikan yang menghantuiku selama ini.
Dengan berakhirnya surat ini, kuterbangkan merpati putih. Semoga harapan dan kebahagiaan yang aku rindukan cepat tersampai. Untuk mencariku tidak lah susah pangeran. Aku wanita yang sedang bingung dan sendirian di tengah hutan yang penuh dengan kepura-puraan. Datanglah secepat kau bisa, dan selamatkan aku. Aku disini setia menunggumu dan mencoba bertahan.
With love,
Someone who miss happiness


0 Comment:
Post a Comment