Penuh harap melihat senyum yang menghias wajahmu
Debaran jantung ini seakan terdengar oleh telingaku
Bahagia saat akan mengobati rindu
Kamu,
Alasanku berdandan sangat lama
Menyemprotkan wewangian yang aku suka
Mematut diriku ke cermin berkali-kali, berharap sudah sempurna
Saat aku menatapmu
Seperti terlihat masa lalu
Satu tahun tak terasa bersamamu
Semua begitu cepat berlalu
Kamu bilang aku terlihat berbeda
Terlihat cantik dan lebih dewasa
Kamu juga terlihat berbeda
Tidak banyak yang berubah, tapi hanya terasa tak sama
Ketika duduk disampingmu
Terhirup aroma tubuhmu
Seakan-akan memenuhi rongga paru-paru
Yang akan selalu ku rindu
Kehidupanku sekarang berubah
Tidak ada yang menyambutku ketika pulang kuliah
Teman makan siang pun berbeda sudah
Benar-benar tak terasa sama
Saat perpisahan adalah sebuah pilihan
Berbagai tanya muncul di pikiran
Apakah ini sebuah akhir?
Mengapa perjalanan kita berhenti pada sebuah tanya?
Pernahkah kau melihat kebelakang
Sudah berapa jauh langkah yang kita tapaki
Sudikah kau menghitungnya
Sekarang, langkah kita terpotong oleh jarak
Aku anggap ini adalah akhir untuk kita
Atau ini hanyalah anganku untuk mengakhirinya
Walau sudah kita sepakati bersama
Tapi, aku tak bisa pungkiri atas rasa yang ku punya
Sadarkah kau aku masih merindu
Merindukan kita yang dulu
Tapi, apalah daya-ku
Mengharapkanmu hanya membuat pilu
Pertemuan satu tahun membuatku sadar
Rasa ku harus rela di telan jarak
Dalam sujud dan malam ku berdoa
Agar rinduku ditempatkan sewajarnya
Sehingga tak ada yang tersakiti, lagi
Mengharapkanmu hanya membuat pilu
Pertemuan satu tahun membuatku sadar
Rasa ku harus rela di telan jarak
Dalam sujud dan malam ku berdoa
Agar rinduku ditempatkan sewajarnya
Sehingga tak ada yang tersakiti, lagi


0 Comment:
Post a Comment