Sabtu, 19 Februari 2005
Hari yang indah ketika ia menatapku, tersenyum padaku dan melambaikan tangannya padaku.
Dia bercerita betapa indahnya cinta, betapa manisnya cinta dan betapa bahagianya jatuh cinta.
Itu seperti baru kemarin saat aku menghabiskan waktu bersamanya.
Ia yang selalu ada di fikiranku
Ia yang membuatku susah tidur karena mamikirkannya.
Ia yang membuat hidupku berarti
Ia pula yang mengisi hariku dengan penuh kebahagiaaan.
Namun, ia juga yang menghancurkan hatiku
Membuatku sedih karena di tinggalkannya
Berjuta kisah bahagia bersamanya telah ia kotori dengan kata pahit yang keluar dari ucapannya
Dan seolah ia tidak menyadari kalau ia telah membuat hatiku hancur berantakan
Aku membencimu tapi aku tidak bisa melupakanmu
Ps: eeeehh ciyeee! Prikitiww! Haha unyunya gue waktu itu :* jaman SD aja, galaunya udah taraf gak wajar! Haha gila gila-,-


0 Comment:
Post a Comment