Sepasang kekasih yang sedang terlibat obrolan serius.
Pria: "Aku mau kamu nyimpen ini sebelum aku pergi." (memberikan sebuah kotak berwarna merah dengan pita yang senada)
Wanita: (membuka kotak itu perlahan) "Aku tidak bisa terima ini."
Pria: "Apa yang salah dengan kalung ini?"
Wanita: "Tidak ada yang salah, hanya itu terlalu mahal untukku. Darimana kau mendapatkan itu? Balikkan benda itu ke tokonya!"
Pria: "Baiklah jika kau tidak mau menerima ini. Tapi tolong simpan hadiah ku yang satu ini" (memberikan kotak lain yang berwarna biru)
Wanita: (membuka kotak itu) "Lilin?"
Pria: "Ya, aku ingin kau menyimpannya. Dan menyalahkan lilin itu ketika kau merindukanku."
Wanita: "Dan kertas kosong ini?" (mengeluarkan secarik kertas di bawah lilin tersebut)
Pria: "Nyalahkan lilin ini di atas kertas. Pejamkan matamu dan sebut namaku sebanyak mungkin"
Wanita: "Baik, aku akan menyimpannya"
Selang sebulan semenjak pria pergi. Wanita itupun merasakan rindu yang teramat dalam. Dan dia teringat akan pesan kekasihnya. Dinyalahkanlah lilin itu di atas kertas. Wanita pun mulai memejamkan matanya dan menyebut nama pria itu sebanyak mungkin. Tidak lama kemudian, terdengar suara percikan dari lilin tersebut. Mata wanita itupun terbuka. Dan alangkah mengejutkannya ketika ia melihat apa yang ada di depannya! Ada sesuatu yang bersinar di balik lilin yang meleleh itu. Perlahan wanita itu membersihkan sisa lilin dari benda berkilau yang ia lihat.
Wanita: "Cincin?"
Wanita itupun mengambil secarik kertas yang tadi ia letakkan di bawah lilin. Terpampang fotonya dan foto kekasih yang sangat ia rindukan. Dan ada satu kalimat yang tertulis kecil di pojok kanan bawah foto tersebut.
- I Miss You too :)
Wanita itu menangis terharu, dan mengenakan cincin itu di jari manisnya. Mencium foto tersebut dan terus mengucap nama kekasihnya.
Pria: "Aku mau kamu nyimpen ini sebelum aku pergi." (memberikan sebuah kotak berwarna merah dengan pita yang senada)
Wanita: (membuka kotak itu perlahan) "Aku tidak bisa terima ini."
Pria: "Apa yang salah dengan kalung ini?"
Wanita: "Tidak ada yang salah, hanya itu terlalu mahal untukku. Darimana kau mendapatkan itu? Balikkan benda itu ke tokonya!"
Pria: "Baiklah jika kau tidak mau menerima ini. Tapi tolong simpan hadiah ku yang satu ini" (memberikan kotak lain yang berwarna biru)
Wanita: (membuka kotak itu) "Lilin?"
Pria: "Ya, aku ingin kau menyimpannya. Dan menyalahkan lilin itu ketika kau merindukanku."
Wanita: "Dan kertas kosong ini?" (mengeluarkan secarik kertas di bawah lilin tersebut)
Pria: "Nyalahkan lilin ini di atas kertas. Pejamkan matamu dan sebut namaku sebanyak mungkin"
Wanita: "Baik, aku akan menyimpannya"
Selang sebulan semenjak pria pergi. Wanita itupun merasakan rindu yang teramat dalam. Dan dia teringat akan pesan kekasihnya. Dinyalahkanlah lilin itu di atas kertas. Wanita pun mulai memejamkan matanya dan menyebut nama pria itu sebanyak mungkin. Tidak lama kemudian, terdengar suara percikan dari lilin tersebut. Mata wanita itupun terbuka. Dan alangkah mengejutkannya ketika ia melihat apa yang ada di depannya! Ada sesuatu yang bersinar di balik lilin yang meleleh itu. Perlahan wanita itu membersihkan sisa lilin dari benda berkilau yang ia lihat.
Wanita: "Cincin?"
Wanita itupun mengambil secarik kertas yang tadi ia letakkan di bawah lilin. Terpampang fotonya dan foto kekasih yang sangat ia rindukan. Dan ada satu kalimat yang tertulis kecil di pojok kanan bawah foto tersebut.
- I Miss You too :)
Wanita itu menangis terharu, dan mengenakan cincin itu di jari manisnya. Mencium foto tersebut dan terus mengucap nama kekasihnya.


0 Comment:
Post a Comment